Risalah Makiyah 5-9

 

Pemateri dan penerjemah : Ustad Muhammad Yusron

e-book : Risalah Makiyah
فصل في أقسام التوحيد

Pasal tentang pembagian tauhid

فيؤمنون بأن الله عزوجل خلق الخلق، ليفردوه بالربوبية والألوهية والأسماء والصفات، كما في قوله عز وجل:

Maka para salaf terdahulu beriman bahwa Allah telah menciptakan semua makhluk-Nya, agar semua mengesakan Allah dalam Rububiyyah (seluruh perbuatan Allah) , dan dalam Uluhiyah (semua ibadah kepada Allah) dan dalam Asma wa, sifat (nama-nama dan sifat-sifat Allah). Sebagaimana dalam firman Allah yang maha perkasa dan maha Agung.

(إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ)[الأعراف: ٥٤]

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” [Surat Al-A’raf 54]

وكما في قوله عز وجل: (ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ)[يونس: ٣]

Dan sebagaimana firmannya: “(Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” [Surat Yunus 3]

وكما في قوله عز وجل: (يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ)[البقرة: ٢١]

Dan sebagaimana firmannya: “Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,” [Surat Al-Baqarah 21]

وكما في قوله عز وجل: (وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ)[الذاريات: ٥٦]

Dan sebagaimana firmannya: “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” [Surat Adh-Dhariyat 56]

وكما في قوله عز وجل: (ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ)[الحج: ٦٢]

Dan sebagaimana firmannya: ” (Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [Surat Al-Hajj 62]

فأعظم حقِّه على خلقه، التوحيد الذي خلقهم لأجله، وأمرهم بتجريده له سبحانه وتعالى وحذرهم من ضده، الشرك الذي لا يغفره، كما في قوله عز وجل:

Maka haknya Allah yang paling besar dan agung atas seluruh makhluknya Allah adalah Tauhid yang Allah menciptakan mereka (makhluknya) adalah disebabkan tauhid, dan memerintahkan mereka agar mereka mengkhususkan tauhid hanya untuk Allah dsn Allah memperingatkan mereka dari lawanya tauhid yaitu syirik yang Allah tidak akan mengampuninya. Sebagaimana firman Allah:

(إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ )[النساء: ١١٦،٤٨]

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” [Surat An-Nisa’ 48, 116]

وقوله عز وجل: (وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ)[الزمر: ٦٥]

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.[Surat Az-Zumar 65]

وقوله عز وجل: (وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ)[الأنعام:٨٨]

“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan” [Surat Al-An’am 88]

فالتوحيد بأنواعه: الربوبية والألوهية والأسماء والصفات حقُّه الأعظم، وبقية حقوقه من لوازم هذا الحق العظيم.

Maka tauhid dengan segala macamnya yakni Tauhid Rububiyyah, tauhid Uluhiyah, dan tauhid asma wa shifat itu adalah haknya Allah yang paling besar. Adapun hak-hak Allah yang lainnya adalah termasuk konsekuensi yang wajib dilakukan oleh seorang hamba yang berasal dari hal yang agung ini.

وأنواع التوحيد ثلاثة:توحيد الربوبية، وتوحيد الألوهية، وتوحيد الأسماء والصفات، وهذه الأنواع الثلاثة اشتمل عليه معظم القرآن، بل قال ابن القيم رحمه الله: فالقرآن كله في التوحيد وحقوقه وجزائه، وفي شأن الشرك وأهله وجزائهم(١)

Dan Macam-Macam tauhid ada 3: tauhid Rububiyyah, tauhid Uluhiyah, dan tauhid Asma wa sifat, maka ke tiga macam tauhid ini hampir seluruh ayat Al Qur’an mengandung atad ketiganya. Bahkan Ibnu Qayyim Rahimahullah mengatakan: maka Al Qur’an semuanya menjelaskan tentang tauhid, dan hak-hak nya Allah, dan balasan yang Allah akan diberikan kepada orang yang bertauhid dan memberikan hak-hak Allah, kemudian Al Qur’an semuanya menjelaskan perkara kesyirikan dan orang-orang yang berbuat kesyirikan dan balasan bagi mereka yang berbuat kesyirikan(1)

والأدلة على ذلك كثيرة منها قول الله عز وجل: (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ) (الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ)[الفاتحة: ١-٢]

Dan dalil-dalil yang menunjukkan atas hal itu sangat banyak. Diantaranya : firman Allah :

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.” [Surat Al-Fatihah 1-2]

وقوله عز وجل: (إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ)[الأعراف:٥٤]

Dan firman Allah: “Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy.”[Surat Al-A’raf 54]

وقوله عز وجل: (رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهِ ۚ هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيًّا)[مريم:٦٥]

Dan firman Allah: “Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?”[Surat Maryam 65]

واشتمل سورة الإخلاص على بيان التوحيد العلمي، وهو: الربوبية، والأسماء والصفات،واشتملت سورة الكافرون على التوحيد العملي، وهو: توحيد الألوهية.

Surat Al Ikhlas mengandung atas penjelasan tauhid Al Ilmu yaitu: tauhid Rububiyyah, dan Asma wa sifst, dan surst Al kafirun mengandung atas penjelasan tauhid Amali, yaitu: tauhid Uluhiyah

ولا يصح جعل توحيد الحاكمية نوعًا من أنواع التوحيد ورابعًا لها، بل هو من لوازمها لقوله عز وجل: ( إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ) [الأنعام:٥٧].

Dan tidak tepat menjadikan tauhid hakimiyah sebagai salah satu tauhid dari Macam-Macam tauhid menjadi 4 tauhid, akan tetapi itu adalah hak Allah berdasarkan firman Allah:

Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah.[Surat Al An’am: 57]

وقوله: (وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ)[المائدة: ٤٤]

Dan firman Allah: “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [Surat Al-Ma’idah 44]

ومن عقيدة الموحدين أنهم يؤمنون بما وصف الله به نفسه من الأسماء والصفات دون تحريف أو تعطيل أو تكييف أو تمثيل أو تشبيه أو تأويل، ودأبهم الإثبات المفصل والنفي البحمل،

Dan siapa saja yang aqidahnya satu (bertauhid) dan bahwasanya mereka beriman terhadap sifat Allah dengan

إمتثالًا لقوله تعالى: (لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ)[الشورى: ١١]

“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.” [Surat Ash-Shura 11]

______

(١) مدارج السالكين(٤٥٠/٣

(1) Madarijus Salikin (3/450

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *