Ringkasan hukum-hukum puasa ramadhan 08

e-book kitab

pemateri dan penerjemah : Ustad Muhammad Yusron

وفي لفظ البخاري: الشهر تيع وعشرون ليلة، فلا تصوموا حتى تروه، فإن غم عليكم فأكملوا العدة ثلاثين(١)

Dan di dalam lafadz yang diriwayatkan oleh Bukhari: bulan itu 29 hari, maka janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihat hilal bulan ramadhan. Jika terhalang oleh kalian (hilal tersebut) maka sempurnakanlah bilangan sya’ban menjadi 30 hari(1)

وفي حديث أبي هريرة رضي الله عنه عند مسلم: فإن غمي عليكم الشهر فعدوا ثلاثين(٢)

Dan di dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Muslim: maka apabila terhalangi oleh kalian bulannya hitunglah menjadi 30 hari(2)

وجمهور أهل العلم على أن المراد بقوله: (فاقدروا له) انظروا في أول الشهر واحسبوا تمام الثلاثين، ويرجح هذا التأويل الروايات المصر حة بالمراد.

Dan mayoritas para ulama mereka berpendapat bahwa yang dimaksudkan dengan sabda Nabi: (maka sempurnakanlah bulan itu) maknanya lihatlah hilal awal bulannya dan hitunglah oleh kalian 30 hari. Dan yang menguatkan penafsiran seperti ini adalah riwayat-riwayat yang menjelaskan apa yang dimaksudkan oleh Nabi.

ويؤيد هذا المعنى أيضا الأحاديث التي وردت بالنهي عن صوم يوم الشك كحديث أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم: لا يتقدمن أحدكم رمضان بصوم يوم أو يومين، إلا أن يكون رجل كان يصوم صومه، فليصم ذلك اليوم(٣)

Dan yang menguatkan makna ini juga beberapa hadits yang telah datang berisi larangan berpuasa pada hari yang diragukan sebagaimana hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam: janganlah salah seorang diantara kalian mendahului ramadhan dengan berpuasa 1 hari atau 2 hari sebelumnya. Kecuali apabila seseorang yang dia biasa berpuasa pada hari itu maka hendaknya dia berpuasa pada hari itu(3)

وحديث عمار رضي الله عنه عند البخاري تعليقا مجزوما به: من صام يوم الشك فقد عصى أبا القاسم(٤)

Dan Hadits Ammar yang diriwayatkan oleh Bukhari dengan muallaq (Hadits yang dihapuskan seorang perawi atau lebih dari awal sanadnya secara berurutan) namun hadits ini menguatkan hadits yang sebelumnya: barangsiapa yang berpuasa pada hari yang diragukan maka sungguh dia telah durhaka kepada Abul Qasim (Rasulullah)(4)

______

(١) أخرجه البخاري: كتاب الصرم، باب قول النبي صلى الله عليه وسلم (إذا رأيتم الهلال فصوموا، وإذا رأيتموه فأفطروا)، رقم(١٩٠٧)

(1) riwayat Bukhari: Kitab puasa, bab perkataan Nabi shallallahu alaihi wasallam (apabila kalian melihat hilal maka berpuasalah dan apabila kalian melihatnya maka berbukalah), nomor (1907)

(٢) سبق تخريجه

(2) telah disebutkan penjelasannya diawal

(٣) أخرجه البخاري: كتاب الصوم، باب: لا يتقدم رمضان بصوم يوم يوم ولا يومين، رقم(١٩١٤)، ومسلم: كتاب الصيام، باب لا تقدموا رمضان بصوم يوم ولا يومين، رقم(١٠٨٢)

(3) riwayat Bukhari: Kitab puasa, bab: janganlah kalian mendahului ramadhan dengan berpuasa sehari sebelumnya dan janganlah mendahului 2 hari sebelumnya, nomor (1914), riwayat Muslim: Kitab puasa, bab janganlah kalian mendahului ramadhan dengan berpuasa sehari sebelumnya dan janganlah mendahului 2 hari sebelumnya, nomor (1082)

(٤) أخرجه البخاري معلق: كتاب الصوم، باب قول النبي صلى الله عليه وسلم : إذا رأيتم الهلال فصوموا، وإذا رأيتموه فأفطروا، (٢٧/٣)

(4) riwayat Bukhari secara muallaq: Kitab puasa, bab perkataan Nabi shallallahu alaihi wasallam: apabila kalian melihat hilal maka puasalah, dan apabila kalian melihat hilal maka berbukalah. (3/27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *