HSI 05 – Kajian 06 – penghapus dosa

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة و السلام على رسول الله

Halaqah yang keenam dari silsilah beriman kepada hari akhir, adalah tentang penghapus dosa.

Setiap anak adam pasti memiliki dosa oleh karena itu seorang muslim hendaknya mengetahui perkara-perkara yang bisa menghapus dosa tersebut supaya dia keluar dari dunia ini dalam keadaan sebersih mungkin dari dosa.

Empat perkara yang jika diamalkan bisa menghapus dosa seseorang:

#1. Taubat nashuha
Allāh berfirman :

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺗُﻮﺑُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَﺼُﻮﺣًﺎ ﻋَﺴَﻰٰ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﻋَﻨْﻜُﻢْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allāh dengan taubat nashuha. Semoga Rabb kalian menghapus dosa-dosa kalian.
“(AtTahrim:8)

Taubat yang nashuha adalah taubat yang terpenuhi 3 syarat:
1. Penyesalan yang mendalam
2. Meninggalkan kemaksiatan tersebut
3. Bertekad kuat untuk tidak melakukan di masa yang akan datang

. Apabila dosa tersebut berkaitan dengan hak oranglain maka hendaklah segera menunaikan hak tersebut dan segera minta dihalalkan.
. Apabila berupa harta, maka segera dikembalikan hartanya.
. Apabila berupa kehormatan maka hendaknya segera meminta maaf.

#2. Memperbanyak memohon maghfiroh dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Dan makna memohon maghfiroh:
1. Memohon supaya ditutupi dosanya dari manusia
2. Memohon supaya dosa-dosa tersebut supaya dihapus oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla sehingga tidak diadzab dengan dosa yang sudah dilakukan.

Rasūlullāh Shalallāhu ‘alayihi wa sallam bersabda:

ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻧِّﻰ ﻷَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺃَﻛْﺜَﺮَ ﻣِﻦْ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﻣَﺮَّﺓً

“Demi Allah, aku beristighfar kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla dan bertaubat kepadaNya di dalam sehari lebih dari 70 kali”. (Hadist riwayat Bukhari)

#3. Beramal sholih
Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ ﻳُﺬْﻫِﺒْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ ۚ

“Sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu akan menghilangkan kejelekan-kejelekan.” (Hud:114)

#4. Bersabar ketika tertimpa musibah
Rasūlullāh Shalallāhu ‘alayihi wa sallam bersabda:

َ ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٍ تُصِيْبُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢُ ﺇِﻟَّﺎ ﻛُﻔِّﺮَ ﺑِﻬَﺎ ﻋَﻨْﻪُ ﺣَﺘَّﻰ ﺍﻟﺸَّﻮْﻛَﺔِ ﻳُﺸَﺎﻛُﻬَﺎ

“Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa seseorang muslim kecuali Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menghapus dengan musibah tersebut dosanya sampai apabila dia terkena duri”. (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, janganlah seorang muslim berputus asa bagaimanapun besar dosa yang dia lakukan. Perbaikilah amal di sisa umur yang ada.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla, Alghofūrur Rohīm mengampuni dan menutupi dosa-dosa kita yang telah lalu.

Itulah yang bisa kita sampaikan.
Wassalamu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Saudaramu, Abdullāh Roy
Di kota AlMadīnah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *