HSI 04 – Kajian 05 – tingkatan dalam islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang Ke lima dari Silsilah Mengenal Agama Islām adalah *Maratib / Tingkatan² Didalam Islām*.

Didalam hadist Umar bin Khattab radhyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim datang malaikat Jibril yang menjelma menjadi seorang  laki – laki dengan izin Allah bertanya kepada Rasulullãh ﷺ  tentang beberapa pertanyaan diantaranya ditanya tentang
apa itu Islam

Iman

dan juga Ihsan

Maka Rasulullãh ﷺ menjawab satu persatu dari pertanyaan tersebut kemudian diakhir hadits Rasulullãh ﷺ berkata:
فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ.
“Sesungguhnya dia adalah Jibril yang datang kepada kalian mengajarkan kepada kalian agama kalian ”

 

Didalam hadist ini disebutkan tiga tingkatan didalam agama yaitu:
Islam

Iman

dan Ihsan.

Iman lebih tinggi daripada Islām dan Ihsan lebih tinggi daripada Iman. Islam berkaitan dengan amalan dhahir sedangkan Iman berkaitan dengan amalan batin, adapun Ihsan maka dia adalah puncak dari amalan dhahir dan batin.
Orang yang sampai derajat Ihsan berarti dia telah mencapai derajat yang paling tinggai didalam Islam dan juga Iman. Setiap orang yang beriman dia adalah orang yang Islam tetapi tidak semua orang yang Islam dia beriman.

 

Allāh subhanahu wa ta’ala berfirman:
قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا ۖ قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَٰكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ ۖ

[Surat Al-Hujurat 14]
“berkata orang – orang arab badui kami telah beriman, katakanlah kalian belum beriman dan katakanlah oleh kalian kami telah Islam dan belum masuk iman didalam hati – hati kalian (QS Al Hujurat : 14)
Mereka berkata diawal mereka masuk Islam bahwa mereka telah sampai derajat keimanan maka merekapun diperintahkan untuk mengatakan kami telah Islam karena hakekat keimanan belum masuk didalam hati – hati mereka dan masing – masing dari tiga tingkatan tersebut memiliki rukun. Yang dimaksud dengan rukun adalah yang terpenting atau terkuat dari sesuatu.

Itulah yang bisa saya sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
_*Abdullāh Roy*_

Di kota Al-Madīnah

Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *