HSI 02 – Kajian 08 – Contoh Kesyrikan Orang-orang Musyrikin quraisy

Download Audio :

HSI 02 – Kajian 08 – Contoh Kesyrikan Orang-orang Musyrikin quraisy

Oleh : Ustad Abdullah Roy

Diantara bentuk kesyirikan mereka adalah berdoa dan bertaqarub kepada orang-orang sholeh yang sudah meninggal. Menyerahkan sebagian ibadah kepada mereka dengan tujuan supaya mendapatkan syafa’at mereka disisi Allah dan dengan tujuan mencari kedekatan kepada Allah.

Allah sendiri telah menceritakan sendiri keyakinan mereka terhadap Al Qur’an dan Allah mengingkari keyakinan mereka.

Allah berfirman :
(وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ)
Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di sisi Allah”. Katakanlah: “Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) dibumi?” Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu).(QS Yunus : 18)

Dalam ayat ini Allah menamakan perbuatan mereka sebagai bentuk menyekutukan Allah.

Allah juga berfirman :
(أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ)
Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (QS. Az-Zumar : 3)

Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan mereka menyembah orang-orang sholeh tersebut adalah supaya mereka mendekatkan penyembahnya kepada Allah. Dan cara meraih syafa’atnya di hari kiamat bukanlah demikian.

Cara meraih syafa’at di hari kiamat adalah dengan memurnikan tauhid. Bukan dengsn kesyirikan. Dan cara dekat dengan Allah adalah mendekatkan diri kepada-Nya dengan Imam dan Amal Sholeh yang wajib maupun yang Sunnah. Sebagaimana orang-orang sholeh tersebut melakukannya

Tidak boleh seseorang menyamakan Allah dengan seorang kepala negara yang sulit menyampaikan hajat kepadanya kecuali melalui perantara dan para pembantunya.

Tidak boleh seseorang menyerupakan Allah dengan siapapun. Karena Allah Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Mengetahui dan Maha Berkuasa. Sedangkan seorang kepala negara maka dia adalah makhluk yang lemah, tidak mampu melakukan seluruh pekerjaannya kecuali dibantu oleh para pembantunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *