HSI 01 – Kajian 10 – Termasuk Syirik Bernadzar kepada Selain Allah

Oleh : Ustad Abdullah Roy

Bernadzar untuk selain Allah adalah seseorang mengatakan misalnya wajib bagi saya melakukan ini dan itu untuk Allah atau dengan mengatakan saya bernadzar untuk Allah bila terlaksana hajat saya. Bernadzar kaum muslimin yang dimuliakan Allah adalah ibadah dan sebuah bentuk pengagungan. Karenanya bernadzar itu tidak diperkenankan kecuali untuk Allah semata.

Seperti  bernadzar akan berpuasa jika lulus ujian atau bernadzar untuk Allah akan mengadakan umroh bila sembuh dari penyakit,dll. Allah berfirman :

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ نَفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُمْ مِنْ نَذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ

“dan apa yang kalian infakkan atau yang kalian nadzarkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya” (QS. Al Baqarah : 270)

Allah mengabarkan bahwasanya Allah mengetahui nadzar para hambanya di dalam ayat ini dan akan membalas dengan balasan yang baik. Ini menunjukkan bahwasanya nadzar adalah ibadah yang seorang muslim akan diberikan pahala atas nadzar tersebut.

Dan menunaikan nadzar apabila dalam ketaatan hukumnya adalah wajib berdasarkan firman Allah :

وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ

“dan supaya mereka menunaikan nadzar-nadzar mereka. Dan juga sabda Nabi :

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللهَ فَلْيُطِعْهُ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ

“barangsiapa yang bernadzar untuk menaati Allah maka hendaknya menaatinya dan barangsiapa bernadzar untuk memaksiati Allah maka janganlah ia memaksiatinya.”(HR.Bukhari)

Bernadzar untuk selain Allah termasuk syirik besar yang mengeluarkan seseorang dari islam seperti apabila sembuh dari penyakit maka akan menyembelih untuk wali fulan dan berpuasa untuk syaikh fulan. Dan semoga Allah melindungi kita dan keturunan kita dari perbuatan syirik.

diupload oleh admin pada tanggal 13 Rabiul Akhir 1436 H / 03 Februari 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *